| |

Aku dan Tubuhku

AKU TUBUHKU 1

Hai, teman-teman…! Apa kabar? Semoga sehat selalu, ya...! Kami, siswa-siswi kelas IV SD Kristen Petra 5, ingin berbagi kisah dengan teman-teman semua. Pada tanggal 20 Januari 2020, kami mendapatkan pengetahuan baru, yaitu mengenal pendidikan seks dan napza melalui ceramah yang dibawakan oleh Ibu Niken Mahendra dan dr. Agustinus Budi Santosa. Pembelajaran ini sangat berguna bagi kami, karena melalui materi yang  disampaikan kami mengetahui cara-cara untuk merawat dan menjaga tubuh kami sendiri. Apa saja sih yang disampaikan? Yuk, kita simak ceritanya.

Pada sesi pertama, kami mendapatkan materi tentang pendidikan seks. Materi dibagi berdasarkan jenis kelamin. Siswa laki-laki mendapat penjelasan dari dr. Agustinus Budi Santosa, sedangkan siswa perempuan mendapat penjelasan dari Ibu Niken Mahendra. Tampak wajah antusias dan penasaran ketika dijelaskan mengenai anggota tubuh yang terkait dengan kesehatan seksual. Penceramah juga menjelaskan, bahwa setiap diri kita memiliki area pribadi yang harus kita rawat dan jaga. Area pribadi adalah bagian anggota tubuh yang tertutupi oleh pakaian. Kita juga dijelaskan agar tidak dengan mudah membiarkan orang lain untuk melihat ataupun menyentuh area pribadi kita.

AKU TUBUHKU 2

Pada sesi yang kedua, kami mendapatkan penjelasan tentang napza. Ini merupakan pengalaman pertama bagi kami, sehingga membuat kami penasaran dan antusias. Napza adalah akronim dari narkotika, psikotropika, dan zat adiktif. Napza juga disebut narkoba atau narkotik dan obat-obat terlarang. Napza merupakan obat-obatan yang telah disalahgunakan oleh penggunanya. Pemakaian napza dapat berakibat merusak kesehatan tubuh, serta bisa merusak masa depan penggunanya. Orang-orang yang menggunakan napza tidak dapat berpikir dengan jernih, sehingga  cenderung memiliki masalah, baik itu pada diri sendiri maupun dengan orang lain.

Nah, teman-teman… melalui pembelajaran ini, kami diingatkan bahwa tubuh kita ini berharga. Tuhan telah menganugerahkan tubuh yang sehat dan kuat, tentu dengan tujuan yang mulia dan baik.  Oleh karena itu, kami mau mengajak teman-teman semua… mari kita rawat tubuh kita, dan juga jauhi narkoba!

Berapa Tinggi Badanmu

Pengukuran adalah suatu proses memberikan bilangan kepada kualitas fisik panjang, kapasitas, volume, luas, sudut, berat (massa), dan suhu. Tahukah kalian, kehidupan kita sehari-hari tidak pernah lepas dari pengukuran? Salah satu contoh hal rutin yang dilakukan adalah mengukur tinggi dan berat badan kita. Melalui pengukuran ini, kita dapat melihat kondisi kesehatan seseorang. Maka dari itu, penting bagi kita untuk mengetahui cara mengukur yang benar.

 
Berapa_Tinggi_Badanmu_2.jpgBerapa_Tinggi_Badanmu_1.jpg

Pada kesempatan ini, kami, siswa-siswi SD Kristen Petra 5, mau berbagi pengalaman ketika belajar Matematika tentang pengukuran pada tanggal 22 Oktober 2019. Ibu guru kami menjelaskan tentang jenis-jenis pengukuran yang ada dalam kehidupan sehari-hari. Setelah itu, kami dibagi dalam beberapa kelompok. Kami diberi tugas untuk mengukur benda-benda yang ada di sekitar kami. Alat ukur yang kami gunakan bermacam-macam, antara lain: meteran kain, penggaris, dan juga timbangan. Hal yang paling menyenangkan adalah ketika kami diberi kesempatan untuk mengukur tinggi dan berat badan kami. Kami menggunakan alat pengukur secara bergantian, dan kami catat hasilnya. Setelah itu, kami mendiskusikan hasil pengukuran tersebut. Melalui pembelajaran ini, kami dapat memahami dan mengenali diri kami sendiri ataupun orang lain, berdasarkan tinggi badan. Dan kami juga bisa melakukannya di rumah, lho! Selamat mencoba!

Menghitung Debit Air

Hai teman-teman!!

DEBIT1

Pernahkan kalian mendengar istilah debit air? Debit air adalah volume air yang mengalir dalam satuan waktu ( liter/ detik, liter/ menit , m3/jam dan sebagainya ) . Satuan debit biasanya digunakan untuk menentukan volume air yang mengalir dalam suatu satuan waktu. Dalam kehidupan sehari-hari istilah debit sering digunakan untuk pengawasan kapasitas air di sungai, bendungan atau waduk agar senantiasa terkendali. Untuk memahami materi debit air, siswa siswi kelas V SD Kristen Petra 5 Surabaya melakukan percobaan menghitung debit air. Kegiatan ini dilakukan pada hari Jumat, 20 September 2019. Bagaimana caranya? Yuk kita simak!

DEBIT2

DEBIT3

Dalam melakukan percobaan ini, tiap-tiap siswa perlu menyiapkan bahan dan peralatan, antara lain botol air mineral ukuran 600 ml yang telah dilubangi bagian tutupnya, gelas ukur, stopwatch dan alat tulis. Setelah menyiapkan peralatan, siswa mengisi air ke dalam botol mineral dengan volume yang sama. Dalam setiap kelompok, ada seorang siswa yang menjadi time keeper yang akan menghitung waktu. Secara bersamaan, siswa mengalirkan air dari dalam botol menuju gelas ukur yang tersedia sampai air yang ada di dalam botol habis. Para siswa diminta untuk mengamati air yang mengalir sambil mencatat waktu yang tertera pada stopwatch. Selesai mencatat, tiap-tiap kelompok mendiskusikan hasil pengamatan lalu menghitungnya dengan rumus debit air. Kegiatan ini ditutup oleh guru dengan cara memberikan pengertian debit serta menghubungkan dengan volume dan waktu. Ternyata belajar debit itu sangat mudah dan mengasyikan. Ayo teman-teman silakan mencoba!

Make a Healthy Food

wirausaha_2.jpgwirausaha_4.jpgwirausaha_3.jpgwirausaha_1.jpg

Pada hari Kamis, 8 Februari 2019,  siswa-siswi kelas VI SD Kristen Petra 5 melakukan  kegiatan wirausaha yaitu memasak makanan sehat. Bahan-bahan  sup sehat yang terdiri dari sayuran, kentang, wortel, daging, baso dan beberapa bahan lainnya telah kami siapkan. Semua bahan yang dipakai tentunya merupakan bahan-bahan yang sehat bagi tubuh.

Dalam kegiatan tersebut kami dibagi  4 kelompok kemudian kami bekerja sama dalam membagi tugas dan melaksanakannya dengan adil. Proses pembuatan sup sehat ini tergolong mudah dan cepat. Langkah pertama bumbu ditumis sampai harum kemudian masukkan ke air yang sudah mendidih. Masukkan daging , baso ,udang, telur puyuh dan lain-lain , tunggu beberapa saat kemudian masukkan sayuran. Jangan lupa tambahkan garam, gula, merica agar sup semakin lezat. Tunggu hingga matang dan sup sehat siap untuk disajikan.

Panen Pertamaku

sawi_4.jpgsawi_3.jpgsawi_1.jpgsawi_2.jpg

Hooorrrreeeeee….., begitu teriakan anak-anak kelas V saat pelajaran IPA praktikum.  Kesan senang ditambah rasa ingin tahu  membuat siswa kelas V sudah tidak  sabar untuk memanen sawi yang 2 bulan lalu mereka tanam.  Anak –anak kelas V SD Kristen Petra 5 pada bulan Desember tahun lalu praktik menanam sawi dengan media tanam air /hidroponik,  seru dan heboh saat itu. Penyiapan media tanam, mulai dari pembibitan, penanaman / pemindahan  bibit sawi ke media  air dalam bentuk  paralon dengan lubang – lubang kecil , perawatan, sampai pada langkah yang terakhir yaitu pemanenan.

boost the values reap the success