| |

Belajar Energi Gerak Dari Kincir Angin

Apakah kalian menyukai angin? Pernahkah kalian bermain-main dengan angin?Kalau iya, pasti asyik sekali ya bisa merasakan dan bermain dengan angin! Nah, inilah yang dilakukan oleh siswa kelas III SD Kristen Petra 5 pada tanggal 17 Januari 2017. Mereka berlari-lari bersama di lapangan sambil membawa kincir angin.Wah, kira-kira apa ya yang mereka lakukan? Ternyata mereka sedang belajar tentang salah satu materi IPA yaitu sumber energi dan penggunaannya. Nah, tahukah kalian bahwa kincir angin dapat berputar karena energi dari angin? Gerakan berputar pada kincir angin membuktikan bahwa ada energi dari angin, yaitu energi gerak.Para siswa tidak hanya sekedar berlari di tengah lapangan membawa kincir angin, ternyata mereka juga membuat sendiri kincir anginnya. Alat-alat yang digunakan adalah kertas manila, sedotan, kawat, gunting dan juga lem. Mudah bukan? Nah kalian bisa mencobanya di rumah kemudian mengamati gerakan dari kincir angin tersebut.Belajar secara langsung memang lebih menyenangkan bukan?

 

Apakah kalian menyukai angin? Pernahkah kalian bermain-main dengan angin?Kalau iya, pasti asyik sekali ya bisa merasakan dan bermain dengan angin! Nah, inilah yang dilakukan oleh siswa kelas III SD Kristen Petra 5 pada tanggal 17 Januari 2017. Mereka berlari-lari bersama di lapangan sambil membawa kincir angin.Wah, kira-kira apa ya yang mereka lakukan? Ternyata mereka sedang belajar tentang salah satu materi IPA yaitu sumber energi dan penggunaannya. Nah, tahukah kalian bahwa kincir angin dapat berputar karena energi dari angin? Gerakan berputar pada kincir angin membuktikan bahwa ada energi dari angin, yaitu energi gerak.Para siswa tidak hanya sekedar berlari di tengah lapangan membawa kincir angin, ternyata mereka juga membuat sendiri kincir anginnya. Alat-alat yang digunakan adalah kertas manila, sedotan, kawat, gunting dan juga lem. Mudah bukan? Nah kalian bisa mencobanya di rumah kemudian mengamati gerakan dari kincir angin tersebut.Belajar secara langsung memang lebih menyenangkan bukan?

 

Flipped Classroom

Apa sih Flipped classroom itu? Pasti banyak di antara kita yang bertanya-tanya kan? Nah.. Flipped classroom adalah model pembelajaran terbaru di jenjang SD PPPK Petra di mana  siswa diberi materi dalam bentuk video untuk dipelajari terlebih dahulu sebelum materi tersebut diajarkan di sekolah.  Pada hari Selasa, 17 Januari 2017 untuk pertama kalinya SD Kristen Petra 5 menjalankan program Flipped classroom pada pembelajaran olahraga yang diajar oleh Bapak Yanuar Reza Amos Rahanyaan, S.Pd. Topik yang dipilih adalah senam lantai dan rol depan. Kami siswa kelas V sangat antusias loh teman-teman...!! materinya sudah kami dapat untuk dipelajari di rumah dan banyak di antara kami sudah menyiapkan pertanyaan untuk materi yang belum kami mengerti. Setelah materi dijelaskan dan masuk sesi tanya jawab, kami langsung mempraktikkannya, inilah bagian yang paling menyenangkan dan ditunggu-tunggu hehe..!! Flipped classroom sangat membatu kami untuk belajar secara mandiri saat di rumah. Nah....itulah salah satu pembelajaran yang menggunakan program Flipped classroom yang sudah berjalan di SD Kristen Petra 5. Dengan adanya program Flipped classroom, semoga kita semua bisa menjadi lebih mandiri dalam belajar dan dapat meraih prestasi yang gemilang.

flipped_classroom_1.jpgflipped_classroom_3.jpgflipped_classroom_2.jpgflipped_classroom_4.jpg

I Love Study English

Crocodile….. tiger…… snake….. elephant, para siswa kelas ID terlihat sangat bersemangat mengikuti pelajaran Bahasa Inggris pada hari Selasa, 22 November 2016. Hari itu, Ibu Desi Christiani, S.Pd sebagai guru bahasa Inggris mengajak para siswa untuk  belajar sambil bermain. Ibu Desi Christi membawa alat peraga berupa boneka hewan. Wah, sebenarnya mereka sedang belajar tentang apa yah? Ternyata para siswa kelas ID hari itu belajar tentang wild animals. Setelah para siswa diajak mengenal hewan buas, mereka juga belajar mengucapkan  nama-nama binatang dalam bahasa Inggris. Bukan hanya itu, para siswa juga diajak untuk bernyanyi sambil menghafalkan nama-nama binatang buas. Yang lebih seru lagi para siswa dibagi menjadi beberapa kelompok. Masing-masing ketua kelompok memeragakan ciri-ciri hewan buas dan teman yang lain menebak apa nama hewan tersebut. Tentu saja semuanya dilakukan dalam bahasa Inggris. Kegiatan belajar diakhiri dengan menggunting dan menempel gambar hewan sesuai dengan namanya. I love study English!!!

english_2.jpgenglish_4.jpgenglish_3.jpgenglish_1.jpg

Rumahku Surgaku

Rumah adalah tempat kita berlindung dan juga tempat berkumpulnya keluarga. Karena itu, ada pepatah yang mengatakan rumah adalah surga. Hari itu, saat pembelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas IB belajar tentang Lingkungan Rumah yang Sehat. Rumahku besar dan tertata dengan rapi. Rumahku tidak terlalu besar tetapi halaman rumahku ditanami berbagai macam bunga dan tanaman obat-obatan. Biasanya, aku membantu ibu untuk menyiramnya. Di halaman belakang rumahku, ada pohon jambu dan mangga yang sebentar lagi akan berbuah. Aku senang sekali. Begitulah cerita dari salah satu siswa kelas IB. Ibu Martha Indriastuti, S.Pd kemudian menjelaskan tentang kegunaan dan cara merawat rumah. Para siswa diingatkan untuk belajar melestarikan lingkungan sekitar, yaitu dimulai dari lingkungan rumah. Setelah itu, beberapa siswa diberikan kesempatan untuk membacakan sebuah puisi yang berjudul “Rumahku Surgaku”. Siswa kelas IB sangat senang dan antusias saat diminta untuk membacakan puisi tersebut.

rumahku_surgaku_3.jpgrumahku_surgaku_1.jpgrumahku_surgaku_2.jpg

Math is Fun

Hari Jumat 5 Februari 2016, ibu Heni Riwayati, S.Si terlihat membawa semangka dan kue. Wah…. Jangan-jangan ada yang mau merayakan ulang tahun ya? Ternyata, hari itu ada pelajaran Matematika dan topik yang dibahas adalah pecahan. Kamu memiliki sepotong kue, dan ingin membaginya dengan temanmu saat jam istirahat. Karena kuenya hanya satu potong, maka kamu membutuhkan cara untuk membaginya menjadi dua bagian yang sama besar. Sama halnya jika ibu memiliki sebuah semangka dan memotongnya menjadi beberapa potong yang sama besar maka sebenarnya ibu sedang mempraktikkan tentang pecahan. Jadi belajar Matematika tentang pecahan, memang sangat besar manfaatnya dalam kehidupan setiap hari. Begitulah penjelasan ibu Henik Riwayati saat menjelaskan tentang pecahan.
Para siswa kelas III D terlihat sangat antusias dan bersemangat. Hal ini terlihat dari respons mereka saat diberikan pertanyaan. Begitu sebaliknya saat diberikan kesempatan untuk bertanya. Bahkan beberapa anak ikut berpartisipasi untuk menjelaskan kepada temannya yang memberikan pertanyaan.

math_is_fun_2.jpgmath_is_fun_3.jpgmath_is_fun_1.jpgmath_is_fun_4.jpg

boost the values reap the success