| |

Berkebun Hidroponik

Berkebun Hidroponik 1

Kegiatan berkebun biasanya identik dengan tanah yang berlumpur, kotor, dan berada di tempat yang luas. Namun tahukah kalian? Kini, kegiatan berkebun bisa dilakukan di mana pun kita berada. Tidak perlu lagi lahan yang luas ataupun tanah sebagai media tanam. Pada saat ini, siswa-siswi kelas VI mendapat kesempatan yang seru, lho… dengan belajar berkebun metode hidroponik.
Berkebun Hidroponik 3

Awalnya kami bertanya-tanya… seperti apa sih hidroponik itu? Bapak Josef selaku pengajar IPA di SD Kristen Petra 5, dengan sabar menjelaskannya kepada kami. Hidroponik adalah salah satu metode bercocok tanam dengan memanfaatkan air, dan media tanamnya bisa menggunakan rockwool. Oleh sebab itu, kita tidak membutuhkan lahan yang besar untuk belajar berkebun, bisa di mana pun, termasuk di rumah kita sendiri, lho! Seru, kan? Nah, kalian penasaran bagaimana caranya? Yuk, kita simak penjelasan berikut!

Ada beberapa tahapan yang diperlukan untuk berkebun ala hidroponik. Tahapan pertama adalah tahap persiapan. Pada bagian ini, kami menyiapkan wadah yang digunakan (net pot), media tanam (rockwool), dan juga benih tanaman. Kami pun memilih jenis tanaman sawi dan kangkung untuk ditanam.

Setelah melakukan persiapan, tahap berikutnya adalah persemaian dan pembibitan. Benih tanaman yang sudah disiapkan, dimasukkan ke dalam rockwool dengan menggunakan pinset. Lalu, dilakukan penyemprotan secara teratur dengan air bersih dan bernutrisi pada benih, hingga tunas bertumbuh. Ketika tunas sudah muncul, benih tanaman dipindahkan ke tempat yang lebih besar, dan dilanjutkan dengan tahap pemeliharaan. Pada tahap ini, kami memelihara tanaman hidroponik dengan cara menyiram, memberi pupuk, dan melakukan pemangkasan. Penyiraman tanaman hidroponik dilakukan ketika air yang ada pada instalasi hidroponik mulai menyusut.

Tahap terakhir adalah tahap pemanenan. Setelah tiga bulan ditanam, sawi dan kangkung siap untuk dipanen. Pada tanggal 17 Oktober 2019, kami pun melakukan pemanenan. Kami membawa wadah dan gunting. Hasil panen yang didapat, dikumpulkan menjadi satu. Melalui pembelajaran ini, kami mendapatkan pengalaman yang baru. Selain mendapatkan pengetahuan tentang bercocok tanam, kami juga belajar untuk peduli terhadap lingkungan.

boost the values reap the success